Jamuan Makan Malam Penuh Makna, Gubernur Fakhiri Dorong Percepatan Penanganan TB Dan HIV Di Papua

Momen ini bukan  sekadar agenda seremonial namun dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, pertemuan ini menjelma sebagai ruang dialog strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam membahas berbagai isu krusial di Papua.

PAPUA, Jayapura Post.Com– Jamuan makan malam yang digelar Gubernur Papua, Matius Fakhiri, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri  Komjen Pol (Purn) Drs Akhmad Wiyagus,.M.Si,.MM dan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr Benjamin Paulus Oktovianus,Sp.P(K)   di Rumah Makan Sendok Garpu, Abepura, Kota Jayapura, Senin  malam, (27/04/2026)

Momen ini bukan  sekadar agenda seremonial namun dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, pertemuan ini menjelma sebagai ruang dialog strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam membahas berbagai isu krusial di Papua.

Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Gubernur Fakhiri memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat komunikasi lintas sektor. Di sela-sela santap malam, pembahasan berkembang pada tujuan kunjungan kedua wakil menteri ke Papua, sekaligus mengulas sejumlah tantangan nyata yang tengah dihadapi daerah, khususnya di bidang kesehatan.

Sejumlah data dan perkembangan terkini dipaparkan secara terbuka, mencakup tingginya angka kasus Tuberkulosis, HIV/AIDS, Malaria, hingga Kusta yang masih menjadi persoalan serius di Papua. Kondisi ini menempatkan Papua sebagai salah satu wilayah dengan tingkat risiko tertinggi di Indonesia, sehingga membutuhkan perhatian dan intervensi yang lebih terarah dari pemerintah pusat.

Diskusi berlangsung cair namun berbobot, diwarnai pertukaran pandangan, pengalaman, serta komitmen bersama untuk mencari solusi konkret. Sinergi antara pusat dan daerah menjadi poin penting yang terus ditekankan, terutama dalam upaya percepatan penanganan penyakit menular serta peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Momen kebersamaan ini pun diharapkan tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi menjadi langkah awal dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi yang kuat, Pemerintah Provinsi Papua optimistis mampu menekan angka penyebaran penyakit sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Tanah Papua. (Redaksi Jayapura Post )