PENCANANGAN HUT KOTA JPR KE 114

GELAR AKSI DAMAI SEJUMLAH TENAGA KESEHATAN DI 3 RUMAH SAKIT  TUNTUT  PERSAMAAN HAK

Caption : Sejumlah Perawat,Bidan dan Nakes Lainnya yang tergabung dalam Aliansi Tenaga Kesehatan ketika menyerahkan Aspirasi dalam Aksi Damai yang diterimahkan Kabiro Umum Setda Papua Elpius Hugi

 

JAYAPURA | Jayapurapost.com – Sejumlah Perawat,Bidan dan Tenaga Kesehatan dari 3 Rumah Sakit besar di Provinsi Papua mendatangi Kantor Gubernur Papua  menuntut persamaan hak diantara satuan tenaga kesehatan ,di halaman apel Kantor Gubernur Papua ,Selasa (03 Oktober 2023)

 

Orasi Aksi damai yang diawali dari Halaman RSUD Dok II Jayapura diikuti sebanyak kurang lebih  300 orang perwakilan dari 1.000.26 orang  yang tergabung dalam Aliansi  Tenaga Kesehatan baik  RSUD DOK II Jayapura,RSUD Abepura ,RSJ Abepura  selanjutnya menuju Kantor Gubernur Papua untuk menyampaikan tuntutan   agar Pemerintah Provinsi Papua meyamakan hak semua Satuan Tenaga  Kesehatan di Provinsi Papua

 

 

Barbalina,S.Kep.,NS ,Koordinator Lapangan Aksi Damai  sekaligus Perawat Senior di RSUD Dok 2 Jayapura mengatakan selama ini  merasa dianak tirikan  dalam hal Tambahan Penghasilan  Pengawai  (TPP ) dibandingkan dengan Profesi Dokter Spesialis dan Sub Spesialis

 

“ Saya mewakili teman teman tenaga kesehatan dari 3 Rumah Sakit yakni RSUD Abepura ,RSUD Dok II Jayapura dan RSJ Abepura mendatangi Kantor Gubernur Papua untuk menuntuk Hak kami sebagai tenaga Kesehatan,Kalau ada Tenaga kesehatan  lain yang diberikan hak ketika ada  tuntutan ,kenapa kami tidak baik Perawat ,Bidan ,dan tenaga kesehatan lainnya,” ujar Korlap Aksi damai

 

 

Lebih lanjut Kata Barbalina, Kami melayani dengan Pasien yang sama,tempat yang sama bahka jika bicara secara Profesi dan tanggung jawab jika ada profesi lain mengatakan 7 x 24 jam melayani  dalam sehari maka kami tegaskan Perawat ,Bidan dan tenaga kerja melebihi dari itu.

 

“ Ketika kami melaksanakan aksi damaipun hari ini  kami tidak tinggalkan pelayanan,dan tanggung jawab seperti biasanya ,semua kami atur secara Profesional sehingga pelayanan di 3 rumah sakit berjalan normal ,” ujar Barbalina

 

Ditegaskan Barbalina Jika permohonan ini tidak ditanggapi Penjabat Gubernur Papua maka sejumlah Perawat,Bidan dan Tenaga Kesehatan lainnya kemungkinan akan mogok kerja

“ Alasan kami disini karena kesenjangan TPP, yang diukur sesuai pangkat dan golongan.Kenapa tuntutan  tenaga Kesehatan lain dijawab sedangkan kami tidak,Kami tadinya 100 % tapi sekarang diturunkan hanya dibayarkan 55 % dengan alasan kekurangan Dana tapi  Profesi tenaga kesehatan lainnya dibayarkan 100 persen bahkan kemungkinan lebih,” terangnya

 

Menyikapi aksi damai yang di gelar Aliansi Tenaga Kesehatan, Pemerintah Provinsi Papua yang diwakili oleh Kabiro Umum Setda Provinsi Papua Elpius Hugi didampingi  Badan Kepegawaian menyampaikan permohonan maaf dikarenakan  Penjabat Gubernur,Penjabat Sekda  dan beberapa penjabat lainnya sedang dinas ke luar kota dan tidak berada di tempat.

 

“ Kami mewakil Penjabat Gubernur menerima Aspirasi dari para Tenaga Kesehatan ,disini Kami hanya bersifat menerima,dan akan meneruskan, disamping itu menjadi keprihatinan  kita bersama dan diharapkan kedepan tidak  ada seperti ini lagi  karena dokter, perawat ,bidan  adalah sebuah kesatuan tidak bisa berjalan sendiri sehingga diharapkan tidak lagi terjadi seperti ini  “ujar Elpius Hugi

 

Elpius Hugi berjanji setibanya Penjabat Gubernur  Papua maka ia akan memfasilitasi pertemuan para Perwakilan Aliansi Tenaga Kesehatan dengan Penjabat Gubernur  Papua yang diagendakan hari jumat dalam minggu berjalan ini

 

Elpius berharap agar para Tenaga Kesehatan tidak meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat di rumah sakit masing masing.

Kemudian  diserahkan Aspirasi Tenaga Kesehatan yang membawahi 23 Profesi Kesehatan yang ada di Provinsi Papua diterimakan oleh Kabiro Umum Elpius Hugi

 

Disamping itu Rini  S Kelanit,S.Si,M.Si  selaku Ketua Komite  Nakes Lain RSUD   Dok  II Jayapura    yang membawahi   23 Profesi  Tenaga Kesehatan berharap  agar Pemerintah Papua memberikan   perhatian untuk para  tenaga kesehatan  melalui persamaan hak berupa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP )   yang diberikan sama dengan Profesi Kesehatan lainnya agar semua proses  pelayanan  dapat berjalan dengan baik

“Kami  Komite Nakes RSUD Dok II Jayapura berharap Pemerintah Papua dapat melihat 3 Profesi Kesehatan diantaranya Bidan ,Perawat dan Nakes lainnya karena kami semua melayani dengan segala kemampuan dan upaya bahkan resiko yang luar biasa,sebab kami sadar pelayanan kami bukan kami bertanggung jawab kepada manusia tetapi kepada Tuhan YME,” pungkas Rini

Ditegaskan  Rini , walapun melaksanakan aksi damai namun pelayanan kesehatan pada hari ini di 3 rumah sakit berjalan seperti biasanya karena aksi damai  ini hanya dilakukan oleh beberapa  perwakilan dari setiap Profesi Kesehatan yang ada   sehingga tidak menggangu pelayanan.   (Redaksi /Lann)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *