Reformasi atau Jalan di Tempat!” Tokoh Muda Papua Desak Matius D. Fakiri Ambil Alih PSSI Papua

Apeniel Sani : Jabatan ketua bukan sekadar simbol, melainkan membutuhkan sosok yang tegas, konsisten, serta memiliki kapasitas dan visi yang jelas dalam membangun sistem olahraga modern yang profesional.

PAPUA, Jayapura Post.com — Dinamika di tubuh PSSI Papua belakangan ini menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Apeniel Ezra Sani, Tokoh  muda Papua, menyampaikan pandangannya terkait arah kepemimpinan dan pengelolaan sepak bola di Bumi Cenderawasih.

Apeniel menegaskan bahwa Papua memiliki potensi besar di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Menurutnya, bakat alamiah pemain Papua telah terbukti melalui lahirnya banyak talenta yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, pengembangan sepak bola dinilai harus dilakukan secara serius, sistematis, dan berkelanjutan.

Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan dalam organisasi PSSI Papua. Jabatan ketua, kata dia, bukan sekadar simbol, melainkan membutuhkan sosok yang tegas, konsisten, serta memiliki kapasitas dan visi yang jelas dalam membangun sistem olahraga modern yang profesional.

Dalam pandangannya, Matius D. Fakiri dinilai sebagai figur yang tepat untuk memimpin PSSI Papua saat ini. Ia menilai, pengalaman, kewenangan, serta jaringan yang dimiliki Fakiri menjadi modal penting dalam mendorong perubahan signifikan dalam tata kelola sepak bola di Papua.

Lebih lanjut, Apeniel menilai kepemimpinan Fakiri selama ini menunjukkan karakter yang visioner dan konsisten. Hal tersebut dianggap menjadi fondasi kuat dalam membangun sistem olahraga yang tidak hanya berjalan, tetapi juga berkembang secara terarah dan berkelanjutan.

Sebagai contoh konkret, ia menyinggung dukungan Fakiri terhadap Persipura Jayapura. Upaya untuk mengembalikan klub kebanggaan masyarakat Papua itu ke Liga 1 dinilai sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap kemajuan sepak bola daerah.

Selain itu, posisi Fakiri sebagai kepala daerah dinilai memberikan kekuatan dari sisi kebijakan, moral, hingga dukungan sumber daya yang dibutuhkan untuk membenahi organisasi secara profesional.

Apeniel pun mengajak seluruh masyarakat Papua untuk menyikapi dinamika yang terjadi secara objektif dan konstruktif. Ia menekankan pentingnya persatuan serta dukungan terhadap kepemimpinan yang dinilai mampu membawa perubahan nyata.

“Papua memiliki potensi besar. Kini saatnya dipimpin dengan arah yang jelas, kerja nyata, dan komitmen yang kuat,” ujarnya (Redaksi Jayapura Post)