Hadiri Retret Dan Paskah ,Gubernur Papua Fakhiri Tekankan Peran Alumni SMP YPPK Santo Thomas Wamena Untuk Bangun Papua

 

SENTANI, Jayapura Post.Com — Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri, menegaskan bahwa para alumni SMP YPPK Santo Thomas Wamena harus mampu menghadirkan terobosan nyata dalam upaya membangun Tanah Papua ke arah yang lebih maju dan sejahtera.

Hal tersebut ditegaskan  pada momentum Retret, Paskah  dan Pra Mubes yang diselenggarakan di Dosai, Kabupaten Jayapura, Sabtu (11/4) siang, Gubernur Fakhiri menyampaikan bahwa meskipun para alumni menempuh pendidikan di tengah berbagai keterbatasan, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk berkembang dan berkontribusi.

Justru dari kondisi tersebut, kata Gubernur Fakhiri lahir pribadi-pribadi tangguh yang kini telah menjadi pionir di berbagai bidang pembangunan di Papua termasuk dirinya.

“Banyak dari kita yang sekolah dengan fasilitas terbatas, tetapi hari ini justru menjadi orang-orang yang mengambil peran penting dalam pembangunan Papua,” ujarnya.

Menurut Fakhiri, para alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus memberikan kontribusi, baik melalui inovasi, kepemimpinan, maupun keterlibatan langsung dalam pembangunan di daerah masing-masing.n

Ia juga menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi antar alumni agar mampu menciptakan perubahan yang signifikan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Papua.

Lebih lanjut, Fakhiri mengungkapkan bahwa perjalanan hidupnya sendiri tidak lepas dari peran pendidikan yang ia tempuh, termasuk saat bersekolah di SMP YPPK Santo Thomas Wamena.

Ia mengakui bahwa pendidikan tersebut menjadi salah satu fondasi penting yang membentuk karakter dan kepemimpinannya hingga bisa mencapai posisi saat ini.

“Saya tidak akan bisa berdiri di posisi ini tanpa pendidikan yang saya jalani, termasuk ketika saya bersekolah di Santo Thomas Wamena,” katanya.

Gubernur berharap para alumni tidak hanya berbangga dengan status yang dimiliki saat ini, tetapi juga terus berinovasi dan menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan pembangunan di Papua, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Fakhiri optimistis para alumni dapat menjadi motor penggerak perubahan dan membawa Papua menuju masa depan yang lebih baik.

Dalam arahannya kepada para alumni, Gubernur Fakhiri menekankan empat poin penting yang harus menjadi perhatian bersama.

Pertama, penguatan visi dan kebersamaan antar alumni agar tetap solid dalam satu tujuan membangun daerah. Kedua, peningkatan kapasitas organisasi alumni sehingga mampu menjadi wadah yang profesional dan berdaya saing.

Ketiga, pentingnya penguatan jejaring dan kolaborasi, baik dengan pemerintah, sektor swasta, maupun berbagai elemen masyarakat lainnya. Ia menilai bahwa pembangunan Papua tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak.

Keempat, Fakhiri menegaskan pentingnya kontribusi nyata bagi almamater dan generasi muda. Ia berharap para alumni tidak melupakan sekolah tempat mereka menimba ilmu, serta mampu menjadi inspirasi dan mentor bagi generasi penerus di Papua.

Dengan penekanan pada empat aspek tersebut, Gubernur Fakhiri berharap alumni SMP YPPK Santo Thomas Wamena dapat terus menjadi kekuatan penggerak dalam menciptakan inovasi dan terobosan demi kemajuan Papua yang lebih baik di masa depan. (Redaksi)