Training Discover Jesus Dibuka, Sohilait Tekankan Fondasi Spiritual Untuk Papua Maju

PAPUA, Jayapura Post.Com– Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mewakili Gubernur Papua, membuka secara resmi kegiatan Pertemuan Visi dan Training Discover Jesus di Jayapura, 10 April 2026, dengan pesan tegas: kebangkitan Papua harus dimulai dari kekuatan iman dan transformasi moral masyarakat.

Dalam sambutan Gubernur Papua yang dibacakannya, ditegaskan bahwa pembangunan tidak boleh semata bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, Papua membutuhkan fondasi spiritual yang kuat agar mampu melahirkan masyarakat yang berkarakter, berdaya saing, dan hidup dalam harmoni.

“Papua yang cerdas adalah Papua yang memiliki hikmat ilahi. Papua yang sejahtera adalah yang hidup dalam damai, penuh kasih, dan saling menopang,” ujar Pj Sekda Christian Sohilait.

Kegiatan yang digagas oleh Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia ini dipandang sebagai momentum strategis untuk memicu kebangkitan rohani yang lebih luas di Tanah Papua. Dari forum ini, diharapkan lahir komitmen baru, semangat pelayanan yang diperbarui, serta gerakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Christian Sohilait menegaskan, perubahan besar tidak lahir dari luar, melainkan dari hati yang diubahkan. Ketika nilai kasih Kristus dihidupi, maka transformasi akan menjalar dari individu ke keluarga, hingga ke kehidupan sosial yang lebih luas.

“Ketika iman bertumbuh, maka akan terjadi perubahan nyata dalam keluarga dan masyarakat. Inilah dasar Papua yang harmonis,” tegasnya.

Ia juga menautkan kegiatan ini dengan visi besar Pemerintah Provinsi Papua, yakni terwujudnya Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis. Menurutnya, nilai-nilai iman, toleransi, dan persaudaraan harus menjadi roh dalam setiap proses pembangunan.

Melalui Training Discover Jesus, para peserta diajak tidak hanya memahami ajaran secara teoritis, tetapi mengalami iman secara nyata dan menghidupinya dalam keseharian. Kegiatan ini sekaligus menegaskan kembali Amanat Agung—bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Di akhir acara, kegiatan tersebut resmi dibuka, dengan harapan menjadi titik awal lahirnya gerakan rohani yang kuat, berakar pada kasih, dan mampu membawa Papua menuju masa depan yang lebih damai, kuat, dan bermartabat. (Redaksi )