Kuota Haji Papua 2026 Bertambah 933 Jamaah, Gubernur Fakhiri Dorong Embarkasi Antara

PAPUA, Jayapura Post.Com— Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 semakin matang. Hal ini terungkap usai pertemuan bersama Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, di Jayapura, Senin (27/4/2026).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Musa Narwawan, mengatakan pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, terutama terkait kesiapan keberangkatan calon jamaah haji asal Papua yang akan diberangkatkan melalui embarkasi Makassar.

“Seluruh tahapan teknis terus dimatangkan agar proses keberangkatan berjalan lancar, aman, dan tertib,” kata Musa di Kota Jayapura, Senin (27/4/2026).

Ia menambahkan, Gubernur Fakhiri dijadwalkan akan melepas langsung calon jamaah haji Papua pada 2 Mei 2026.
Kehadiran kepala daerah dinilai sebagai bentuk dukungan moral sekaligus perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji.

Selain kesiapan teknis, pertemuan juga menyoroti penguatan kelembagaan baru di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya yang menangani urusan haji dan umrah. Musa berharap struktur baru tersebut mampu meningkatkan koordinasi dan kualitas pelayanan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis seperti Papua.

Salah satu poin penting yang mendapat perhatian adalah rencana pengembangan embarkasi antara di Papua. Menurut Musa, keberadaan embarkasi ini akan memberikan kemudahan signifikan bagi jamaah.

“Ini akan sangat membantu masyarakat kita, baik dari sisi efisiensi waktu, biaya, maupun kenyamanan. Ke depan, Papua bahkan berpotensi menjadi embarkasi penuh,” ujarnya.

Selain itu ia menegaskan embarkasi antara maupun penuh disesuaikan dengan regulasi dan aturan lain yang berlaku.

Dari sisi kuota, Papua tahun ini memperoleh alokasi sebanyak 933 calon jamaah haji. Jumlah tersebut mengalami penyesuaian seiring penerapan sistem baru berbasis daftar tunggu, menggantikan sistem lama yang mengacu pada proporsi jumlah penduduk.

Meski terjadi perubahan, Musa memastikan seluruh calon jamaah yang berangkat telah memenuhi persyaratan administrasi dan melalui proses seleksi sesuai ketentuan.

Dengan kesiapan yang semakin optimal serta dukungan pemerintah daerah, penyelenggaraan ibadah haji di Papua diharapkan berjalan lebih baik, sekaligus memperluas akses layanan keagamaan bagi umat Muslim di wilayah timur Indonesia. (Redaksi )

Penulis: Redaksi Jayapura PostEditor: Redaksi Papua Sumber Berita