Pemprov Papua Beri Penghormatan Purna Tugas, Gubernur Fakhiri Apresiasi Dedikasi M B Setiyo Wahyudi

MDF : Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja luar biasa selama bertugas membangun Papua

PAPUA, Jayapura Post.Com — Pemerintah Provinsi Papua memberikan penghormatan penuh makna kepada Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua, M.B. Setiyo Wahyudi, yang resmi memasuki masa purna tugas setelah 38 tahun mengabdikan diri dalam pelayanan publik di Tanah Papua.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Gedung Negara Dok V, Kota Jayapura, Kamis (30/04), menjadi momentum penghormatan atas perjalanan panjang seorang birokrat senior yang telah menorehkan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan bahwa penghormatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan tulus atas dedikasi, loyalitas, dan integritas yang telah ditunjukkan selama puluhan tahun pengabdian.

“Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja luar biasa selama bertugas membangun Papua,” tegas Fakhiri.

Menurutnya, M.B. Setiyo Wahyudi merupakan figur birokrat yang tidak hanya kuat dalam kepemimpinan, tetapi juga konsisten menjaga komitmen dalam setiap amanah jabatan. Pengalaman panjang selama hampir empat dekade dinilai menjadi fondasi penting dalam mengawal berbagai kebijakan strategis, khususnya pada sektor perekonomian, pengelolaan pendapatan daerah, hingga tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Fakhiri juga menyoroti karakter kepemimpinan Setiyo Wahyudi yang dikenal disiplin, tegas, dan berintegritas tinggi. Di balik ketegasannya, ia dinilai memiliki kepedulian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia, terutama dalam membina generasi muda di lingkungan birokrasi, serta menciptakan suasana kerja yang produktif dan harmonis.

Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian. Ia menyebut, pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki tetap menjadi aset berharga yang dapat terus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Pengabdian tidak berhenti di sini, tetapi dapat terus dilanjutkan dalam peran yang lain di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua juga memastikan seluruh proses administratif purna tugas akan dilaksanakan sesuai ketentuan, termasuk pemenuhan hak-hak aparatur sipil negara sebagai bentuk penghargaan atas masa kerja yang telah dijalani.

Momentum ini sekaligus menjadi refleksi penting bagi birokrasi di Papua akan arti dedikasi dan loyalitas dalam pelayanan publik. Pemerintah berharap, keteladanan yang ditunjukkan M.B. Setiyo Wahyudi dapat menjadi standar moral dan profesional bagi generasi penerus dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Suasana haru menyelimuti jalannya acara yang dihadiri jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Nuansa kekeluargaan dan penghormatan terasa kuat, menandai berakhirnya satu fase pengabdian panjang yang sarat makna.

Dalam kesempatan tersebut, M.B. Setiyo Wahyudi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan selama dirinya mengabdi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

“Kita bisa bekerja karena kita mencintai pekerjaan kita. Jalin kebersamaan, tingkatkan etos kerja, dan berikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua untuk terus solid mendukung program dan kebijakan pemerintah daerah.

“Mari dukung Program Papua CERAH yang menjadi visi Gubernur dan Wakil Gubernur. Dengan kerja bersama, kita bisa mewujudkan Papua yang cerah, sejahtera, dan harmonis,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Gubernur Papua sebagai simbol penghormatan atas pengabdian panjang yang telah diberikan bagi kemajuan Papua (Redaksi Jayapura Post )