POLRI  

Polres Jayapura Gerebek Pabrik Miras Oplosan di Sentani, Dua Pelaku Diamankan

Kasat Samapta Slamet Pahono : Penggerebekan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menekan peredaran miras ilegal yang kerap memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

SENTANI, Jayapura Post.Com – Upaya pemberantasan minuman keras ilegal terus digencarkan jajaran Polres Jayapura. Satuan Samapta berhasil menggerebek lokasi produksi miras oplosan jenis boplas di kawasan Jalan Polomo, Sentani, Kamis (16/4/2026) sore.

Kapolres Jayapura, Dionisius V. D. P. Helan, melalui Kasat Samapta Slamet Pahono, menegaskan bahwa penggerebekan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menekan peredaran miras ilegal yang kerap memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Operasi diawali dengan apel persiapan pada pukul 16.02 WIT di Pos Pasar Lama, sebelum tim bergerak menuju lokasi target di Jalan Polomo sekitar pukul 16.12 WIT.

Setibanya di lokasi pada pukul 16.20 WIT, petugas langsung melakukan pengecekan dan penggeledahan di area yang diduga menjadi tempat produksi miras oplosan. Hasilnya, polisi menemukan sejumlah peralatan yang digunakan untuk meracik minuman keras lokal jenis boplas.

Tak berhenti di situ, aparat juga mengamankan dua orang yang diduga sebagai pemilik lokasi, masing-masing berinisial MK dan RO. Keduanya langsung digiring ke Mapolres Jayapura bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Samapta menegaskan, peredaran miras oplosan menjadi salah satu faktor utama pemicu gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Jayapura, sehingga penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan kondusif. Kami akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap segala bentuk penyakit masyarakat, termasuk miras oplosan,” tegasnya.

Polres Jayapura juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam produksi maupun konsumsi miras ilegal, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan aktivitas serupa di lingkungan sekitar.

Penggerebekan ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi pelaku lain, sekaligus langkah konkret dalam menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di wilayah Sentani dan sekitarnya.