Pria Ditemukan Tewas di Kamar Hotel, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Kasat Reskrim : Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak RSUD Yowari untuk memastikan penyebab kematian korban. Proses penyelidikan masih terus berlangsung dan kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya

SENTANI, Jayapura Post.Com – Aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Hotel Ratna Indah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (16/7/2026).

Personel Polsek Sentani Kota bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jayapura langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan, laporan diterima oleh piket penjagaan Polsek Sentani Kota sekitar pukul 12.00 WIT. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel segera menuju lokasi guna melakukan pengecekan dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di Hotel Ratna Indah, tepatnya di kamar nomor 302, petugas mendapati seorang pria berinisial M (51), warga Jalan Taman Bunga, Sentani, telah dalam keadaan tidak bergerak. Selanjutnya, personel Polsek Sentani Kota berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jayapura untuk melakukan olah TKP.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial R.E., pada Kamis pagi sekitar pukul 09.39 WIT korban menghubunginya melalui aplikasi WhatsApp untuk memesan jasa pijat. Keduanya kemudian bertemu di kamar 302 Hotel Ratna Indah. Saat proses pijat berlangsung, korban tiba-tiba mengeluhkan sesak napas hingga kemudian tidak sadarkan diri.

Sementara itu, saksi lainnya berinisial O.N., yang bertugas sebagai resepsionis hotel, menerangkan bahwa sekitar pukul 11.25 WIT dirinya mendapat laporan dari saksi pertama bahwa korban mengalami sesak napas. Keduanya kemudian menuju kamar untuk mengecek kondisi korban dan mendapati korban masih bernapas namun dalam kondisi lemah. Beberapa saat kemudian, saat dilakukan pengecekan kembali, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 11.52 WIT personel Polsek Sentani Kota tiba di lokasi dan melakukan pengamanan TKP. Pada pukul 12.40 WIT, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jayapura tiba di lokasi dan melaksanakan olah TKP hingga selesai pada pukul 13.10 WIT. Selanjutnya, jenazah dievakuasi menggunakan mobil jenazah menuju RSUD Yowari guna dilakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian.

Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, hingga mengevakuasi jenazah ke rumah sakit.

“Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak RSUD Yowari untuk memastikan penyebab kematian korban. Proses penyelidikan masih terus berlangsung dan kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujar Kasat Reskrim. (Redaksi Jayapura Post)