Sepak Bola Pemersatu, Bukan Pemecah’, Bobotoh Papua Familia Deklarasi Damai di Jayapura

PAPUA, Jayapura Post.Com  – Semangat persaudaraan, sportivitas, dan persatuan mewarnai pelantikan Pengurus Bobotoh Papua Familia bersama tiga Koordinator Wilayah (Korwil) Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom yang berlangsung di Pondok Waniambai, Pantai Hamadi, Jayapura, Minggu (7/6/2026).

Tidak sekadar menjadi agenda pelantikan organisasi, kegiatan tersebut juga ditandai dengan Deklarasi Damai dan Persatuan Lintas Suporter Tanah Papua, yang menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan sepak bola sebagai sarana pemersatu, bukan pemecah.

Dalam deklarasi tersebut, seluruh suporter yang hadir menyatakan siap meninggalkan permusuhan, menolak kebencian, serta membangun persaudaraan lintas klub demi terciptanya sepak bola Indonesia yang lebih baik.

“Dari Tanah Papua, dari ujung timur negeri ini, kami bersatu dalam damai,” menjadi pesan kuat yang digaungkan dalam deklarasi tersebut.

Ketua Dewan Pembina Bobotoh Papua Familia, Iriyanto Pawika, A.Md.KL., SE, mengatakan organisasi tersebut lahir dari kepedulian para sesepuh dan tokoh masyarakat Sunda di Papua yang ingin menghadirkan wadah positif bagi generasi muda.

Menurutnya, kecintaan terhadap sepak bola harus menjadi sarana pembinaan karakter dan memperkuat tali persaudaraan, bukan sebaliknya menjadi pemicu konflik.

“Bobotoh Papua Familia terlahir dari inspirasi para sesepuh yang ingin membina anak-anak muda agar tetap berada di jalur yang positif melalui kecintaan terhadap sepak bola,” ujarnya.

Ia berharap seluruh anggota Bobotoh dapat memegang teguh nilai-nilai persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan yang menjadi fondasi organisasi.

Iriyanto juga mengingatkan bahwa Persib Bandung bukan hanya milik masyarakat Bandung, melainkan milik seluruh warga Sunda yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Papua.

“Bobotoh harus menjadi rumah persaudaraan dan silaturahmi. Kalau ada perbedaan, selesaikan dengan baik. Kita hidup bersama di Papua dan harus menjaga kedamaian yang sudah terbangun,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bobotoh Papua Familia  Kang Rudy menjelaskan bahwa organisasi tersebut resmi berdiri pada 20 Januari 2026 dan dibentuk bukan hanya sebagai wadah pendukung Persib Bandung, tetapi juga sebagai organisasi sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, Bobotoh Papua Familia ingin hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, kepemudaan, dan olahraga.

“Bobotoh tidak hanya hadir untuk mendukung Persib Bandung. Kami ingin menjadi organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung program pemerintah di bidang olahraga dan kepemudaan,” ujarnya.

Ia juga meminta dukungan dari para sesepuh, pembina, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Pasundan di Papua agar kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik.

Sekretaris Panitia dari Analisis Papua Strategis (APS), Catto Maury yang turut hadir sebagai tamu kehormatan dalam kegiatan ini   menegaskan bahwa deklarasi damai yang dilakukan merupakan bukti kedewasaan komunitas suporter di Papua.

Menurutnya, rivalitas dalam sepak bola tidak boleh berkembang menjadi permusuhan. Sebaliknya, perbedaan dukungan harus menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan.

“Kita ingin menunjukkan kepada Indonesia bahwa suporter di Papua mampu hidup berdampingan dalam damai. Tidak ada lagi permusuhan, tidak ada lagi kebencian. Yang ada hanyalah persaudaraan, sportivitas, dan solidaritas,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh komunitas suporter lintas klub untuk menjaga komitmen damai yang telah disepakati bersama dan menjadi teladan bagi generasi muda.

Dengan pelantikan pengurus dan deklarasi damai tersebut, Bobotoh Papua Familia diharapkan tidak hanya menjadi komunitas pendukung sepak bola, tetapi juga menjadi motor penggerak persatuan, persaudaraan, dan harmoni sosial di Tanah Papua. Dari ujung timur Indonesia, mereka mengirim pesan kuat bahwa perbedaan warna jersey bukan alasan untuk bermusuhan, melainkan jembatan untuk mempererat persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (Redaksi Jayapura Post )

Penulis: Redaksi Jayapura PostEditor: Redaksi Papua Sumber Berita