Pengurus IPK Papua Resmi Dilantik, Siap Dukung Program Pembangunan Daerah

PAPUA, Jayapura Post.Com – Ketua DPW Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Provinsi Papua, Dr. (Cand.) Drs. Johan Kawatu, M.Si., menegaskan kehadiran IPK Provinsi Papua harus  menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Papua dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, penguatan keluarga, dan pembangunan daerah.

Penegasan ini disampaikannya  usai melantik pengurus Ikatan Perempuan Kawanua (IPK) Provinsi Papua periode 2026–2029 di Aula Lukman II, Lantai IX Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Sabtu (4/7/2026).

Kepengurusan yang dipimpin Ketua IPK Provinsi Papua terpilih, Dr. Hanna Kawulur, M.Si., S.Pd., diharapkan mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Papua dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, penguatan keluarga, dan pembangunan daerah.

Johan menegaskan IPK bukan sekadar organisasi pelengkap, melainkan organisasi strategis   di bawah naungan KKK yang memiliki peran penting dalam pembinaan dan pemberdayaan perempuan Kawanua.

Menurutnya, hubungan antara KKK dan IPK harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, koordinasi yang baik, serta sinergi dalam menjalankan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.

”  Hari ini pelantikan IPK  di Kantor Gubernur Papua menjadi simbol dukungan Pemerintah Provinsi Papua terhadap organisasi perempuan Kawanua.,”ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru IPK mampu mendukung visi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yaitu  Papua Cerdas, Sejahtera, dan Harmonis melalui sinergi dengan BKOW Provinsi Papua, Tim Penggerak PKK, pemerintah, maupun lembaga nonpemerintah dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak, pencegahan stunting, pencegahan perdagangan orang, serta pembinaan generasi muda.

Johan juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Komjen Pol. (Purn.) Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., dan Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen atas dukungan serta fasilitasi pelaksanaan pelantikan tersebut.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Papua terus memberikan arahan dan dukungan kepada IPK agar organisasi tersebut semakin berkembang dan memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua I BKOW Provinsi Papua sekaligus Pelindung Pimpinan Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) Aliansi Region VII Papua, Dorince Mehue, mengatakan falsafah masyarakat Kawanua, Si Tou Timou Tumou Tou atau manusia hidup untuk memanusiakan orang lain, sejalan dengan semangat perjuangan perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah sehingga dituntut menjadi pribadi yang adaptif, cerdas, serta mampu saling memberdayakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua.

Semwntara itu Ketua IPK Provinsi Papua terpilih, Dr. Hanna Kawulur, M.Si., S.Pd., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama seluruh jajaran pengurus.

Hanna mengatakan kepengurusan baru  segera akan menggelar rapat kerja sebagai langkah awal menyusun program-program prioritas organisasi yang selaras dengan program Pemerintah Provinsi Papua.

Lebih lanjut Hanna menuturkan , IPK merupakan rumah bagi perempuan-perempuan Kawanua yang akan terus didorong menjadi wadah untuk saling menguatkan, memberdayakan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan kepengurusan baru, IPK Provinsi Papua diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dan menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat di Papua. (Redaksi Jayapura  Post)