AKBP Zet Saalino Bidik Kursi Ketua IKT Papua, Kantongi Dukungan Ketua IKT Kabupaten Jayapura

Jhoni Lumbaa : Pak Zet memiliki pengalaman yang baik dan mampu membangun interaksi dengan masyarakat lokal maupun keluarga besar IKT. Beliau adalah figur yang mampu merangkul semua pihak. Karena itu saya menilai beliau sangat layak memimpin IKT Provinsi Papua lima tahun ke depan

PAPUA, Jayapura Post.Com-  AKBP Zet Saalino, S.H., M.H., resmi mendaftar sebagai Calon Ketua Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua di Aula Tongkonan Kotaraja pada Rabu (22/07) .

Dihantar  dalam penyambutan adat papua menuju Meja Pendaftaran , Bakal  Calon Zet Saalino turut didampingi Ketua IKT Kabupaten Jayapura Jhoni Lumbaa dan istri, para sesepuh dan sejumlah masyarakat IKT Kabupaten Jayapura.

Usai mendaftar , Bakal Calon Ketua IKT Papua Zet Saalino  menegaskan komitmennya membangun IKT sebagai organisasi yang semakin solid, inklusif, dan mampu bersinergi dengan seluruh paguyuban di Tanah Papua untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

Menurut Zet, IKT memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan masyarakat Toraja sekaligus menjadi mitra seluruh elemen masyarakat di Papua. Karena itu, kepemimpinan IKT ke depan harus mampu membangun kolaborasi dan menciptakan keharmonisan di tengah keberagaman budaya yang ada.

“Kami memiliki komitmen untuk bersama-sama dengan seluruh paguyuban di Tanah Papua mendorong percepatan pembangunan. Masyarakat Toraja memiliki potensi besar untuk berkontribusi, sehingga kebersamaan dan kolaborasi harus terus dibangun demi kemajuan Papua,” ujar Zet.

Ia mengatakan setiap komunitas memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh sebab itu, sikap saling menghormati antarsuku, antarpaguyuban, dan antarbudaya harus terus dijaga sebagai modal utama membangun Papua.

“Kita harus saling menghargai satu sama lain. Budaya Toraja harus tetap kita lestarikan, tetapi kita juga harus mampu duduk bersama dengan seluruh budaya yang ada di Tanah Papua. Dengan kebersamaan itulah kita dapat memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah,” katanya.

Dukungan terhadap pencalonan AKBP Zet Saalino juga datang dari Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Jayapura, Jhoni Lumbaa, yang secara terbuka menyatakan mundur dari bursa pencalonan Ketua Umum IKT Provinsi Papua.

Jhoni mengungkapkan, dirinya sempat didorong oleh sejumlah warga Toraja untuk maju sebagai calon Ketua Umum. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, ia memilih tidak mencalonkan diri karena menyadari masih ada figur yang lebih senior dan memiliki kapasitas memimpin organisasi di tingkat provinsi.

“Saya memang sempat didorong untuk maju sebagai calon Ketua Umum IKT Provinsi Papua. Namun saya menyadari masih ada tokoh yang lebih senior dan lebih pantas memimpin organisasi ini. Karena itu saya memilih mundur dan memberikan dukungan penuh kepada AKBP Zet Saalino,” ujarnya.

Menurut Jhoni, keputusan tersebut juga merupakan hasil komunikasi bersama keluarga besar IKT Kabupaten Jayapura yang menginginkan proses Musda berlangsung damai serta menghasilkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh warga Toraja di Papua.

Dalam pandangannya, AKBP Zet Saalino merupakan sosok yang memiliki pengalaman kepemimpinan, kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat lokal, serta mampu menjalin hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat dan paguyuban di Papua.

“Pak Zet memiliki pengalaman yang baik dan mampu membangun interaksi dengan masyarakat lokal maupun keluarga besar IKT. Beliau adalah figur yang mampu merangkul semua pihak. Karena itu saya menilai beliau sangat layak memimpin IKT Provinsi Papua lima tahun ke depan,” katanya.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Zet Saalino, IKT Papua semakin solid, semakin kompak, serta mampu bersinergi dengan pemerintah, masyarakat adat, paguyuban, dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan di Tanah Papua.

Atas dasar itu, Jhoni mengajak seluruh keluarga besar IKT Provinsi Papua untuk memberikan dukungan dan menggunakan hak suara secara bijaksana pada Musda V.

“Saya memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat IKT Papua agar memberikan kepercayaan dan hak suaranya kepada AKBP Zet Saalino. Kami percaya beliau memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi ini dan membawa IKT Papua menjadi lebih baik,” ujarnya.

Meski demikian, Jhoni mengingatkan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih harus mendapat dukungan seluruh anggota organisasi. Menurutnya, setiap pemimpin memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga seluruh keluarga besar IKT harus saling melengkapi demi kemajuan organisasi.

“Setiap pemimpin pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Mari kita serahkan seluruh proses ini kepada Tuhan agar Musda berjalan lancar, damai, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu mengayomi seluruh keluarga besar IKT di Tanah Papua,” pungkasnya. (Redaksi Jayapura Post )