Resmi Daftar Calon Ketua IKT Papua, Amos Randalinggi Serukan Politik Santun: Jangan Korbankan Persaudaraan Demi Jabatan

Amos Randalinggi : Musda hanya berlangsung sementara, tetapi persaudaraan akan terus berjalan. Jangan sampai karena perbedaan pilihan kita saling menyakiti atau saling menyinggung. Mari menjaga kebersamaan demi masa depan organisasi,

Caption : Amos Randalinggi,SE,.M.Si  Calon Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua

PAPUA, Jayapura Post.Com – Kontestasi menuju Musyawarah Daerah (Musda) V Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua mulai menghangat. Bakal calon Ketua Umum IKT Provinsi Papua, Amos Randalinggi, S.E.,M.Si resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum di Aula Tongkonan Kotaraja, Rabu (22/7).

Berkas pendaftaran Amos diterima langsung oleh Ketua Organizing Committee (OC) bersama Ketua Steering Committee (SC) dan jajaran panitia. Kehadirannya untuk mendaftar hanya didampingi Sekretaris IKT Kota Jayapura, tanpa mengerahkan massa pendukung.

Usai menyerahkan berkas pencalonan, Amos mengajak seluruh keluarga besar Toraja di Papua menjadikan Musda V sebagai momentum memperkuat persatuan, bukan menciptakan perpecahan di tengah organisasi.

Menurutnya, pemilihan Ketua Umum merupakan proses demokrasi yang harus dijalani dengan penuh kedewasaan dan semangat kekeluargaan. Karena itu, seluruh warga Toraja diminta menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kita semua adalah satu keluarga besar Toraja di Papua. Jangan hanya karena Musda yang berlangsung beberapa hari, hubungan persaudaraan yang sudah terbangun menjadi renggang. Siapa pun yang terpilih nanti, tujuan kita tetap sama, yaitu membawa IKT Papua menjadi organisasi yang semakin kuat dan bermanfaat,” kata Amos.

Ia mengingatkan agar para pendukung kedua bakal calon tidak menjadikan media sosial maupun grup WhatsApp sebagai ruang untuk saling menyerang atau menyebarkan narasi yang memicu perpecahan.

Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, namun tidak boleh mengorbankan nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi kekuatan utama keluarga besar Toraja.” tegasnya.

Amos mengaku sengaja datang mendaftarkan diri secara sederhana sebagai bentuk penghormatan terhadap proses demokrasi organisasi. Ia meyakini seluruh tahapan Musda berada dalam penyertaan Tuhan dan berharap proses pemilihan berlangsung jujur, damai, serta menghasilkan pemimpin terbaik bagi IKT Papua.

Mengusung visi “IKT Papua Peduli, Solid, dan Bermartabat, Amos berkomitmen membangun organisasi yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat Toraja, memperkuat semangat kekeluargaan, menghormati para sesepuh, sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi generasi muda untuk berkontribusi.

Ia menegaskan, apabila diberikan amanah memimpin IKT Provinsi Papua, dirinya akan melanjutkan program-program positif yang telah dijalankan pengurus sebelumnya, sembari melakukan pembenahan terhadap berbagai aspek organisasi yang masih perlu ditingkatkan.

“Kami memberikan penghargaan kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan. Tentu masih ada kekurangan, tetapi juga banyak keberhasilan yang harus diteruskan. Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memberikan tenaga, pikiran, dan pengabdian agar IKT Papua semakin maju dan solid,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris IKT Kota Jayapura, Marthen Kombong, S.T., yang turut mendampingi proses pendaftaran, menilai Amos Randalinggi merupakan figur yang memiliki kemampuan merangkul berbagai kalangan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat Toraja.

Menurut Marthen, selama ini Amos dikenal aktif hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan serta mengedepankan semangat pelayanan.

“Yang dibutuhkan IKT ke depan adalah sosok pemimpin yang muda dan energik yang  mampu menyatukan seluruh warga Toraja tanpa membedakan latar belakang. Dari pengalaman kami bekerja bersama, Amos memiliki sejumlah pemikiran  yang cemerlang dalam membawa sebuah  perubahan serta memiliki komitmen dan kapasitas untuk menjalankan amanah tersebut,” katanya.

“Ini sudah terbukti dalam kepemimpinannya memimpin IKT Kota Jayapura dalam 3 tahun berlalu,”sambungnya lagi

Melalui Musda V IKT Provinsi Papua akan menjadi forum tertinggi organisasi untuk memilih Ketua Umum periode berikutnya. Selain menentukan arah kepemimpinan lima tahun mendatang, Musda juga diharapkan menjadi momentum memperkokoh soliditas keluarga besar Toraja di Provinsi Papua melalui proses demokrasi yang damai, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. (Redaksi Jayapura Post )

Penulis: Redaksi Jayapura PostEditor: Redaksi Papua Sumber Berita