Reses Di Kota Jayapura, Senator Lalita Siap Kawal Aspirasi Warga Papua Hingga ke Pusat

PAPUA, Jayapura Post.Com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Papua, Lalita, S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai persoalan masyarakat Papua hingga ke pemerintah pusat.

Penegasan itu disampaikan saat menggelar reses di Kelurahan Angkasa, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, pada  Kamis (22/07) yang dipadati warga yang menyampaikan beragam aspirasi.

Dalam dialog terbuka tersebut, masyarakat mengeluhkan sejumlah persoalan mendasar, mulai dari sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bagi nelayan, kebutuhan bantuan bagi kelompok masyarakat, hingga minimnya perhatian dari sebagian wakil rakyat di tingkat daerah.

Menanggapi berbagai keluhan itu, Senator Lalita memastikan seluruh aspirasi yang diterimanya tidak akan berhenti sebagai catatan reses semata, tetapi akan dibawa dan diperjuangkan di tingkat nasional melalui fungsi representasi DPD RI.

“Kami di DPD RI adalah perwakilan daerah. Tugas kami memastikan suara masyarakat Papua sampai ke pemerintah pusat. Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan yang kami miliki,” tegas Lalita.

Ia berharap hasil reses mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial yang berakhir tanpa tindak lanjut.

Dalam kesempatan itu, Lalita juga menyampaikan kritik konstruktif kepada para pemangku kepentingan di daerah, khususnya anggota legislatif provinsi maupun kabupaten/kota, agar lebih aktif turun langsung menemui masyarakat.

Menurutnya, selama melakukan kunjungan ke berbagai wilayah di Papua, masih banyak warga yang mengaku belum pernah didatangi ataupun didengar keluhannya oleh wakil rakyat yang mereka pilih.

“Saya hampir di setiap kunjungan mendengar keluhan yang sama. Banyak masyarakat mengatakan anggota DPR provinsi maupun DPR kabupaten belum pernah datang menemui mereka. Padahal masyarakat ingin didengar dan diperhatikan. Saya berharap para wakil rakyat lebih sering turun ke lapangan, mendata kebutuhan warga, lalu bersama-sama memperjuangkannya. Saya selalu terbuka untuk berkolaborasi demi kepentingan masyarakat Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPR Papua, Yeyen, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyoroti persoalan distribusi BBM solar yang hingga kini masih menjadi kendala bagi nelayan dan masyarakat.

Menurutnya, solusi jangka panjang yang perlu segera diwujudkan adalah pembangunan SPBU khusus solar di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura agar antrean panjang dapat diatasi.

“Kami sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak. Solusi terbaik adalah meminta Pertamina membangun dua SPBU, masing-masing di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, yang khusus melayani pengisian solar dengan jumlah dispenser lebih banyak dan berada di lokasi yang tidak menimbulkan kemacetan. Dengan begitu kebutuhan nelayan dan masyarakat dapat terpenuhi lebih baik,” katanya.

Selain persoalan BBM, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan bantuan bagi warga di sekitar Kelurahan Angkasa yang belum dapat mengakses program pemerintah karena belum tergabung dalam kelompok tani. Aspirasi tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut agar dapat memperoleh perhatian dari instansi terkait.

Tidak hanya menyerap aspirasi, rangkaian reses Senator Lalita juga diwujudkan melalui aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.

Lalita menyerahkan bantuan beras kepada warga kurang mampu di sejumlah lokasi, yakni Kelurahan Angkasa, Imbi, Pulau Kosong, dan Polimak, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Di sisi lain, ia juga menginisiasi gerakan penghijauan dengan menanam 360 bibit pohon yang terdiri atas lengkeng, pinang, kayu putih, dan gaharu. Penanaman dilakukan di empat wilayah, yakni Kelurahan Angkasa, Koya Timur, Imbi, dan Sentani.

Menurut Lalita, pembangunan Papua tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan kepedulian terhadap lingkungan serta penguatan ketahanan pangan masyarakat.

Melalui reses tersebut, Senator Lalita menegaskan bahwa kehadiran wakil daerah harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat Papua dengan kebijakan pemerintah pusat, sekaligus memastikan setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar diperjuangkan hingga menghasilkan solusi nyata. (Redaksi Jayapura Post)