RSUD Jayapura Sukses Operasi Tumor Tulang Belakang, Perkuat Layanan Bedah Saraf di Papua

 

PAPUA , Jayapura Post.Com  — RSUD Jayapura kembali mencatat capaian penting di bidang medis dengan keberhasilan operasi tumor tulang belakang menggunakan teknik laminoplasty–removal tumor. Tindakan ini menjadi kasus ketiga yang berhasil ditangani tim dokter setempat, sekaligus menegaskan peningkatan kapasitas layanan bedah saraf di Papua.

Operasi tersebut  dilakukan   karena kondisi tumor pada tulang belakang berisiko tinggi menyebabkan kelumpuhan apabila tidak segera ditangani. Prosedur kompleks ini dipimpin oleh Tommy Numberi, dokter spesialis bedah saraf (Sp.BS, FINS) yang memiliki keahlian khusus pada saraf tulang belakang (spine), bersama tim medis RSUD Jayapura.

Pasien berinisial D (28), yang berasal dari Wamena ini, menjalani operasi pada Senin (20/04/2026) dan perawatan intensif di RSUD Jayapura. Setelah tindakan medis dilakukan, pasien menjalani masa pemulihan selama lima hari dan menunjukkan perkembangan kondisi yang baik di bawah pengawasan tim medis.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Jayapura, dr Andreas Pekey, menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata perkembangan layanan kesehatan rujukan di Tanah Papua.

“Keberhasilan operasi ini menunjukkan bahwa RSUD Jayapura terus berkembang sebagai rumah sakit rujukan dengan layanan spesialistik yang semakin kuat. Ini adalah kasus ketiga yang berhasil kami tangani dengan teknik laminoplasty–removal tumor, yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim medis yang terlibat, khususnya tim bedah saraf yang dinilai telah bekerja dengan profesionalisme dan kompetensi tinggi dalam menangani kasus berisiko besar tersebut.

Menurutnya, bedah saraf kini menjadi salah satu dari sekian banyak layanan unggulan yang ada di RSUD Jayapura yang akan terus kami diperkuat. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tanpa harus merujuk pasien ke luar Papua.

“Kami ingin masyarakat Papua mendapatkan pelayanan terbaik di daerah sendiri. Karena itu, penguatan layanan spesialistik dan subspesialistik menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengembangan layanan ke depan sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis dan subspesialis. RSUD Jayapura, kata dia, juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam mencetak tenaga medis unggul melalui pembukaan program pendidikan spesialisasi yang sedang berlangsung.

Dengan capaian ini, RSUD Jayapura optimistis dapat menjadi garda terdepan dalam transformasi layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia. Upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan kemandirian layanan kesehatan serta pemerataan akses bagi masyarakat Papua.

“Harapan kami, Papua dapat terus bergerak menuju transformasi layanan kesehatan yang lebih baik, berkualitas, dan merata bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya (Redaksi Jayapura Post )