Dari MTQ XXXI, Abisai Rollo Gaungkan Iman dan Toleransi Satu Nafas di Jayapura

Abisai Rollo : MTQ sebagai ruang pembinaan spiritual yang harus melampaui seremoni tahunan

KOTA JAYAPURA , Jayapura Post.Com- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI bukan sekadar panggung lomba, tetapi instrumen strategis membangun karakter umat di tengah kemajemukan Kota Jayapura.

Hal itu disampaikannya saat membuka secara resmi MTQ XXXI Tingkat Kota Jayapura, Jumat (24/4).

Dalam nada yang tegas, Abisai menyebut MTQ sebagai ruang pembinaan spiritual yang harus melampaui seremoni tahunan. “MTQ bukan hanya kompetisi, tetapi sarana dakwah yang menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya MTQ sebagai simbol harmoni di kota yang plural. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan keagamaan yang didukung lintas elemen masyarakat menjadi bukti bahwa nilai keimanan dan toleransi dapat berjalan seiring. “Di Jayapura, iman dan toleransi tidak dipertentangkan—keduanya tumbuh bersama dalam kehidupan yang damai,” tegasnya.

Lebih jauh, Abisai menaruh harapan besar agar MTQ mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga berintegritas dan berakhlak. Ia optimistis ajang ini akan mencetak qari dan qariah berkualitas yang mampu membawa nama Kota Jayapura ke level yang lebih tinggi, hingga nasional bahkan internasional.

Pemerintah Kota, lanjutnya, berkomitmen menjadikan kegiatan keagamaan sebagai fondasi pembangunan sosial. “MTQ harus menjadi pengikat persatuan, bukan hanya bagi umat Islam, tetapi bagi seluruh masyarakat Kota Jayapura,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Abdul Majid, melaporkan bahwa MTQ XXXI tahun ini mempertandingkan berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah Al-Qur’an kategori anak-anak hingga dewasa, hifzhil Qur’an 1 hingga 20 juz, tartil, syarhil, fahmil, karya tulis ilmiah, hingga seni kaligrafi dalam empat golongan.

Mengusung tema “Melalui MTQ XXXI Kita Perkuat Generasi Qur’ani yang Menjunjung Ukhuwah, Toleransi dan Harmoni Masyarakat Kota Jayapura,” kegiatan ini diikuti 137 peserta dari lima distrik: Heram, Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, dan Muara Tami sebagai tuan rumah.

Selama tiga hari pelaksanaan, 24–26 April 2026, MTQ diharapkan tidak berhenti sebagai agenda rutin, melainkan menjadi gerakan nyata memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial masyarakat.

Dengan partisipasi lintas generasi dan dukungan luas masyarakat, MTQ XXXI menjadi penegas bahwa Jayapura tidak hanya merawat keberagaman, tetapi juga menguatkannya melalui nilai-nilai spiritual yang inklusif dan membangun. (Redaksi Jayapura Post )