Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi  

Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Periode 2026–2031 memastikan tahapan seleksi administrasi telah rampung dilaksanakan.

 

Ketua Pansel, M.B. Setiyo Wahyudi, yang juga menjabat sebagai Asisten Sekretaris Daerah (Asisten Sekda) Provinsi Papua Bidang Perekonomian dan Pembangunan, menyampaikan hal tersebut usai rapat pansel yang berlangsung di Ruang Rapat Amsal Yowei Kanwil Kemenag Provinsi Papua, pada Selasa (21/04/26).

 

“Syukur alhamdulillah, sejak pembukaan pendaftaran hingga proses verifikasi administrasi, terdapat peserta yang mendaftar. Setelah dilakukan verifikasi berkas, peserta dinyatakan memenuhi syarat, sementara satu peserta tidak memenuhi persyaratan administrasi,” ujarnya.

 

Ketua Pansel menambahkan, hasil seleksi administrasi tersebut akan segera diumumkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Para peserta yang dinyatakan lolos diharapkan dapat mengikuti tahapan seleksi selanjutnya hingga proses akhir.

 

“Mudah-mudahan peserta yang lolos ini dapat melanjutkan ke tahap berikutnya hingga kita mendapatkan pimpinan yang terbaik sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Pansel, Klemens Taran, yang juga Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, mengungkapkan bahwa proses seleksi berjalan sesuai prosedur dan menjunjung tinggi prinsip transparansi serta akuntabilitas.

 

Kakanwil menjelaskan, satu peserta yang tidak lolos disebabkan karena tidak mengunggah dokumen sebagai syarat administrasi.

 

“Kita berharap seluruh tahapan berikutnya dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sehingga pada akhirnya akan terpilih pimpinan BAZNAS Provinsi Papua yang berkualitas,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Kakanwil menegaskan bahwa Kementerian Agama sebagai leading sector melalui fungsi pembinaan zakat dan wakaf berkomitmen untuk mengawal proses seleksi ini secara optimal.

 

“Keputusan akhir nantinya tetap menunggu arahan dari Bapak Gubernur, namun kita pastikan seluruh proses berjalan secara profesional dan akuntabel,” tandasnya.