AKBP Zet Zaalino Resmi Pimpin IKT Papua, Prioritaskan Persatuan Dan Siapkan LBH Bagi Warga Toraja

Jhony Lumbaa : Musda kali ini menjadi contoh demokrasi yang dewasa. Tidak ada gesekan, seluruh peserta menunjukkan sikap saling menghormati sehingga pemilihan berlangsung aman hingga selesai

PAPUA, Jayapura Post.Com  — Musyawarah Daerah (Musda) V Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua resmi menetapkan AKBP Zet Zaalino, S.H. sebagai Ketua Umum IKT Provinsi Papua periode 2026–2031.

Perwira  Polri itu dipercaya memimpin organisasi paguyuban terbesar masyarakat Toraja di Papua setelah meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara yang berlangsung demokratis dan kondusif.

AKBP Zet Saalino memperoleh 37 suara, unggul 13 suara atas pesaingnya, Amos Randalinggi, yang mengantongi 24 suara, dari total 61 suara sah.

Usai ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, Zet Saalino menyampaikan rasa syukur sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga IKT Papua yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan Musda hingga berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan baru. Terima kasih juga kepada seluruh warga IKT, tim pengusung, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada saya,” ujar Zet Saalino.

Ia menegaskan, kepengurusan baru tidak akan memulai dari nol, melainkan melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis pengurus sebelumnya. Dalam waktu dekat, tim formatur akan menyusun struktur kepengurusan lengkap sebagai persiapan menuju pelantikan.

“Kami akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik. Bersama tim formatur kami segera menyusun kepengurusan lengkap agar setelah pelantikan seluruh program organisasi dapat langsung dijalankan,” katanya.

Mengusung visi membangun organisasi yang lebih modern, Zet menargetkan IKT Papua menjadi organisasi yang semakin solid, berkarakter, inklusif, dan mampu merangkul seluruh warga Toraja di Tanah Papua tanpa membedakan latar belakang.

Menurutnya, keberadaan IKT harus memberi manfaat nyata, tidak hanya bagi masyarakat Toraja, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Papua.

“Kami ingin IKT menjadi organisasi yang semakin kuat, mampu menyatukan seluruh warga Toraja, sekaligus terus bersinergi dengan pemerintah untuk mendukung pembangunan Papua,” tegasnya.

Salah satu program prioritas yang diusung Zet Zaalino adalah pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) IKT Papua yang akan berkedudukan di Kota Jayapura. Program tersebut lahir dari aspirasi masyarakat Toraja yang selama ini dinilai masih menghadapi berbagai persoalan hukum maupun sosial yang belum tertangani secara optimal.

“Selama ini masih banyak masyarakat Toraja yang menghadapi persoalan hukum maupun persoalan sosial yang belum terurus dengan baik. Karena itu kami akan membentuk Lembaga Bantuan Hukum sebagai wadah pendampingan bagi warga Toraja ketika membutuhkan bantuan hukum,” jelasnya.

Meski mengakui masih memiliki berbagai keterbatasan, Zet memastikan kepengurusan yang dipimpinnya akan bekerja maksimal demi kepentingan masyarakat Toraja dan masyarakat Papua secara luas.

“Kami sadar masih banyak kekurangan. Namun kami berkomitmen memberikan yang terbaik demi masyarakat Toraja dan masyarakat Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Jayapura Jhony Lumbaa  menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Musda yang berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.

Menurutnya, Musda kali ini menjadi salah satu pelaksanaan yang paling demokratis sepanjang sejarah organisasi karena seluruh tahapan berjalan tanpa gesekan maupun konflik.

“Puji syukur kepada Tuhan, seluruh rangkaian Musda V berjalan lancar, aman, dan penuh sukacita hingga berhasil menetapkan AKBP Zet Zaalino sebagai Ketua Umum IKT Papua periode 2026–2031,” kata Jhony Lumbaa.

Ia berharap kepengurusan baru mampu merangkul seluruh elemen masyarakat Toraja di Papua, memperkuat persatuan internal organisasi, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan menuju Papua Cerah.

“Harapan kami, kepengurusan yang baru dapat mengakomodasi seluruh potensi warga IKT, memperkuat kebersamaan, dan terus menjadi mitra pemerintah dalam membangun Papua,” ujarnya.

Jhony Lumbaa  juga mengapresiasi seluruh peserta Musda yang telah menjaga suasana tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung.

“Musda kali ini menjadi contoh demokrasi yang dewasa. Tidak ada gesekan, seluruh peserta menunjukkan sikap saling menghormati sehingga pemilihan berlangsung aman hingga selesai,” pungkasnya.

Kepada Media ini Ketua Panitia  Musda V IKT Provinsi Papua,Mika Sapan menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya AKBP Zet Saalino sebagai ketua umum IKT Provinsi Papua Masa Bakti 2026-2031.

Dirinya berharap Ketua Terpilih dapat melanjutkan program kepengurusan sebelumnya dan menjadikan IKT Papua lebih baik kedepan.

“Kepanitian ini tidak akan berakhir sampai disini, tetapi kami juga akan mempersiapkan pelantikan di bulan september mendatang,dan kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya Musda V IKT Provinsi Papua,”pungkasnya  (Redaksi Jayapura Post )

Penulis: Redaksi Jayapura PostEditor: Redaksi Papua Sumber Berita