Kapendam XVII/Cenderawasih Kecam Dugaan Pembunuhan Tiga Warga Sipil Di Yahukimo

PAPUA, Jayapura Post.Com  — Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras dugaan pembunuhan terhadap tiga warga sipil di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Peristiwa yang disebut terjadi pada Rabu (22/7/2026) itu menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun aparat, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi dua korban yang diduga merupakan pasangan suami istri, yakni Kumis Kogoya dan Seli Wenda, yang keduanya merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Sementara itu, satu korban lainnya masih dalam proses pencarian. Aparat gabungan juga terus melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, S.I.P., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyampaikan kecaman keras atas dugaan aksi kekerasan terhadap warga sipil.

“Kodam XVII/Cenderawasih mengutuk keras dugaan tindakan keji yang dilakukan OPM terhadap warga sipil yang tidak bersenjata. Warga sipil harus mendapat perlindungan dan tidak boleh menjadi sasaran tindakan kekerasan dalam kondisi apa pun,” tegas Tri Purwanto.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga mereka diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Kapendam menambahkan, aparat gabungan saat ini masih fokus melakukan evakuasi terhadap satu korban yang belum ditemukan agar seluruh jenazah dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak.

“Kami juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar, sehingga seluruh korban dapat segera dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga,” katanya.

Selain itu, Kodam XVII/Cenderawasih mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu situasi keamanan.

Menurut Tri Purwanto, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Papua, sekaligus mencegah terulangnya aksi-aksi kekerasan yang mengancam keselamatan warga sipil. (Redaksi Jayapura Post )

Penulis: Redaksi Jayapura PostEditor: Redaksi Papua Sumber Berita