Wakili Gubernur Papua, Matias B. Mano Resmi Buka Musda V IKT, Tegaskan Peran Strategis Warga Toraja Membangun Papua

Matias B Mano : Musda V bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi forum strategis untuk melahirkan keputusan-keputusan yang memperkuat organisasi serta menghasilkan program yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat Papua tanpa membedakan latar belakang suku maupun budaya.

PAPUA, Jayapura Post.Com  — Pemerintah Provinsi Papua menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua sebagai momentum strategis memperkuat soliditas organisasi sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat kontribusi masyarakat Toraja dalam pembangunan Papua.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Papua melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Budaya, Matias B. Mano, S.Par., M.KP., saat membuka secara resmi Musda V IKT Provinsi Papua di Jayapura di aula Tongkonan Kotaraja pada Sabtu (25/07)

Dalam sambutannya, Matias menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran IKT Papua yang selama puluhan tahun dinilai konsisten menjadi bagian dari pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian budaya.

“Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ikatan Keluarga Toraja yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Papua. Kehadiran IKT selama ini menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan inklusif,” ujarnya.

Ia menegaskan, Papua merupakan rumah bersama bagi seluruh anak bangsa. Karena itu, setiap organisasi kemasyarakatan, termasuk IKT, memiliki ruang dan tanggung jawab yang sama dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, Musda V bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi forum strategis untuk melahirkan keputusan-keputusan yang memperkuat organisasi serta menghasilkan program yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat Papua tanpa membedakan latar belakang suku maupun budaya.

“Kami berharap seluruh tahapan Musda berjalan aman, tertib, dan demokratis sehingga menghasilkan kepengurusan yang solid serta mampu mengemban amanah organisasi lima tahun ke depan,” katanya.

Matias juga mengingatkan agar kepengurusan baru nantinya mampu menjalankan seluruh keputusan Musda secara konsisten serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Papua yang inklusif.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda V IKT Papua, Mika Sapan, ST, menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus, dan peserta dari berbagai daerah yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Musda.

Ia menjelaskan, Musda V diikuti perwakilan IKT dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Papua. Masing-masing daerah mengirimkan tiga orang delegasi yang memiliki hak suara dalam proses pengambilan keputusan organisasi.

Menurut Mika, terdapat tiga agenda utama dalam Musda kali ini, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026, penyusunan program kerja organisasi lima tahun ke depan, serta pemilihan Ketua Umum dan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2031.

“Musda ini menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan. Kami berharap lahir pemimpin baru yang mampu membawa IKT Papua semakin maju, solid, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Demisioner IKT Papua, Edi Rante Tasak, berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan berbagai program yang telah dibangun selama periode sebelumnya agar kesinambungan organisasi tetap terjaga.

Ia menilai kedua kandidat Ketua Umum yang maju dalam Musda Ke V  merupakan figur-figur yang memiliki kapasitas, integritas, dan semangat melayani masyarakat.

“Keduanya adalah sosok yang memiliki kemampuan memimpin, rendah hati, dan memiliki komitmen untuk melayani masyarakat Toraja di Papua sekaligus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat Papua,” katanya.

Edi berharap kepengurusan periode 2026–2031 dapat melanjutkan penataan organisasi, memperkuat hubungan antarwarga, serta terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Dukungan juga datang dari Ketua Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara (Forkom LKN) Papua, Ir. H. Junaedi Rahim, IAI, yang mengucapkan selamat atas penyelenggaraan Musda V IKT Papua.

Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan keputusan strategis, program kerja yang relevan, serta memilih pemimpin yang memiliki karakter santun, mampu merangkul seluruh warga, dan memperkuat kolaborasi antarpaguyuban di Tanah Papua.

“Semoga Musda ini melahirkan pemimpin yang mampu menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, dan terus membangun sinergi bersama seluruh paguyuban demi kemajuan Papua,” ujarnya.

Musda V IKT Provinsi Papua menjadi forum tertinggi organisasi yang diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga mempertegas peran IKT sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat keberagaman, dan mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Papua (Redaksi Jayapura Post )

Penulis: Redaksi Jayapura PostEditor: Redaksi Papua Sumber Berita