Lunanka Daimboa : Petani Papua Tidak Kalah Dengan Petani Di Daerah Lain Di Indonesia


GORONTALO, Jayapura Post.Com  – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Lunanka V.M.L. Daimboa, SP., MM, menegaskan bahwa petani Papua memiliki kemampuan dan potensi yang tidak kalah dibandingkan petani dari daerah lain di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai mengikuti rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo.

Lunanka sampaikan  keikutsertaan kontingen Papua dalam ajang nasional tersebut menjadi bukti bahwa petani Papua terus berkembang dan mampu bersaing dalam berbagai aspek pembangunan pertanian.

“Petani Papua tidak kalah dengan petani di daerah lain di Indonesia. Mereka memiliki kemampuan, pengalaman, dan semangat yang sama untuk maju. Yang dibutuhkan adalah kesempatan, pendampingan, akses teknologi, serta dukungan yang berkelanjutan,” ujar Kadis Lunanka.

Ia mengatakan, selama mengikuti PENAS, para petani Papua aktif terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari diskusi, temu usaha, pameran teknologi pertanian, hingga pertukaran pengalaman dengan petani dari berbagai provinsi.

Menurutnya, banyak potensi pertanian Papua yang mendapat perhatian peserta dari daerah lain, baik di sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan maupun pengembangan komoditas lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Melalui PENAS ini, petani Papua dapat menunjukkan bahwa mereka mampu berinovasi dan mengikuti perkembangan teknologi pertanian. Mereka juga belajar banyak dari keberhasilan daerah lain yang nantinya dapat diterapkan sesuai kondisi dan karakteristik Papua,” katanya.

Ia  menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian melalui pelatihan, pendampingan penyuluh, penguatan kelembagaan petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Ia optimistis sektor pertanian Papua akan terus berkembang seiring meningkatnya kualitas petani dan dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan pertanian di daerah.

“Papua memiliki lahan yang luas, sumber daya alam yang melimpah, dan petani yang memiliki kemauan kuat untuk berkembang. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, penyuluh, dan petani, kami yakin sektor pertanian Papua mampu menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Lunanka berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti PENAS XVII dapat menjadi bekal bagi para petani Papua untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha tani yang lebih modern, serta memperkuat daya saing pertanian Papua di tingkat nasional.

“Yang terpenting adalah membangun kepercayaan diri petani Papua bahwa mereka mampu bersaing. PENAS membuktikan bahwa petani Papua sejajar dengan petani dari provinsi lain dan memiliki peluang yang sama untuk maju dan berhasil,” pungkasnya. (Redaksi Jayapura Post )