Siapkan Payung Sebelum Hujan, Gubernur MDF Maksimalkan Koordinasi Pencegahan Bencana Alam Dengan BNPB

MDF : pertemuan dengan BNPB merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

JAKARTA, JayapuraPost.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri  (MDF) bergerak cepat merespons ancaman abrasi pantai dan kekeringan yang mulai melanda sejumlah wilayah di Papua.

Senin (6/7), MDF mendatangi kantor Badan Nasional ¡Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta dan diterima Kepala BNPB Letjen TNI Dr  Suharyanto ,S.Sos,.M.M  guna membahas langkah strategis penanganan dua ancaman lingkungan yang dinilai semakin mengkhawatirkan akibat perubahan iklim.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Papua  didampingi Bupati Waropen, Kepala BPBD Provinsi Papua, Kepala Bapperida Provinsi Papua, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Papua, serta Komisaris Utama PT Irian Bhakti.


MDF  menegaskan, pertemuan dengan BNPB merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

Menurutnya, abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir kini mulai mengancam permukiman warga, infrastruktur publik, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, kekeringan di sejumlah daerah telah memengaruhi ketersediaan air bersih serta sektor pertanian yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

“Penanganan persoalan ini harus dilakukan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Fakhiri.

Ia meminta seluruh perangkat daerah segera menyiapkan langkah konkret, mulai dari penguatan mitigasi bencana, rehabilitasi kawasan pesisir, pembangunan infrastruktur pengendali abrasi, hingga penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat yang terdampak.

Kehadiran Bupati Waropen bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua dan Komisaris Utama PT Irian Bhakti dalam pertemuan tersebut, menjadi bukti adanya komitmen bersama untuk membangun solusi terpadu dalam menghadapi ancaman bencana di Papua.

Pemerintah Provinsi Papua berharap hasil pembahasan dengan BNPB dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata sehingga mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir maupun daerah yang mengalami kekeringan.

MDF juga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat serta perlindungan wilayah Papua merupakan tanggung jawab bersama.

Karena itu, ia minta  seluruh pihak memperkuat koordinasi, mempercepat pelaksanaan program, dan memastikan setiap kebijakan penanganan bencana berjalan efektif demi mewujudkan Papua yang tangguh, aman, dan berkelanjutan. (Redaksi Jayapura Post )