AGAMA  

Tim Seleksi Tetapkan Lima Calon Pimpinan BAZNAS Papua Periode 2026–2031

Iman Djuniawal : Dengan terbentuknya kepengurusan baru, BAZNAS Provinsi Papua diharapkan dapat semakin meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat


PAPUA, Jayapura Post.Com- Tim Seleksi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua telah menyelesaikan seluruh tahapan penjaringan dan seleksi calon pimpinan BAZNAS periode 2026–2031. Hasil seleksi tersebut menghasilkan lima nama yang akan diusulkan dan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal ini ditegaskan salah satu anggota tim seleksi Badan Amil Zakat Indonesia (Baznas) Ir Iman  Djuniawal,.M.Si
mewakili Tim Seleksi yang diketuai oleh  M.B Setiyo Wahyudi,SE,MM yang sedang tidak berada di Papua.

Iman Djuniawal  menyampaikan bahwa proses seleksi telah dilaksanakan sesuai tahapan dan pedoman yang ditetapkan oleh BAZNAS Pusat.

“Dari seluruh tahapan yang telah dilaksanakan, kami menetapkan lima nama calon pimpinan BAZNAS Provinsi Papua yang akan bertugas pada periode 2026–2031,” ujarnya.

Lima nama yang terpilih yakni Mahmud Rohman, Muhammad Saleh,S.Pd, Ismail Makswatu,SH,MH,  H.Djainuri  Zainuddin, serta satu anggota lainnya yang ditetapkan melalui hasil penilaian tim seleksi.

Kelima calon pimpinan tersebut kemudian mengikuti pertemuan bersama Gubernur Papua untuk menentukan susunan kepengurusan. Berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan, H.Achmad Jaenuri,LC.MH  dipercaya sebagai Ketua BAZNAS Provinsi Papua periode 2026–2031.

Selanjutnya, dilakukan rapat koordinasi untuk menetapkan struktur kepengurusan. Muhammad Saleh ditunjuk sebagai Wakil Ketua I, Ismail sebagai Wakil Ketua II, Mahmud Rohman sebagai Wakil Ketua III, dan satu wakil ketua lainnya Dr Tonny Wanggai  akan membidangi tugas-tugas sesuai fungsi organisasi BAZNAS.

Iman Djuniawal  berharap proses pelantikan dapat segera dilaksanakan mengingat masa kepengurusan sebelumnya akan berakhir pada 26 Juni 2026.

“Pelantikan direncanakan berlangsung pada 25 Juni 2026 pukul 09.00 WIT setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua.”katanya.

Tim seleksi juga menjelaskan bahwa proses penjaringan dilakukan secara independen oleh lima orang anggota tim yang berasal dari berbagai unsur, termasuk tokoh agama, akademisi, dan perwakilan instansi terkait.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, BAZNAS Provinsi Papua diharapkan dapat semakin meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Papua. (Redaksi Jayapura Post )