TP PKK Papua Dan Wamendukbangga Tinjau Penerima Manfaat GENTING, Perkuat Upaya Percepatan Cegah Stunting

 

PAPUA, Jayapura  Post.Com – Komitmen mempercepat penurunan stunting di Papua terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha.

Hal ini dipertegaskan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Papua, Ny. Ra’fatul Mulkiyah Mathius Fakhiri saat mendampingi Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) RI, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, meninjau langsung keluarga penerima manfaat Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kota Jayapura, Jumat (26/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian peluncuran Program GENTING yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Papua bersama BRI Regional 18 Jayapura sebagai langkah memperkuat intervensi bagi keluarga yang berisiko stunting.

Dalam kegiatan itu, Wamendukbangga bersama Ketua TP PKK Provinsi Papua menyerahkan bantuan nutrisi kepada 50 anak penerima manfaat Program GENTING. Selain itu, disalurkan pula bantuan pembangunan dan renovasi tiga unit jamban sehat guna meningkatkan kualitas sanitasi keluarga sebagai salah satu faktor pendukung pencegahan stunting.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengatakan pencegahan stunting harus dilakukan sejak awal kehidupan anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan yang menjadi periode paling menentukan bagi tumbuh kembang anak.

“Mencegah stunting sangat efektif dilakukan pada 1.000 hari pertama kehidupan. Dua tahun pertama merupakan masa yang sangat krusial sehingga intervensi harus dilakukan sejak dini agar anak dapat tumbuh sehat dan optimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, stunting tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses yang diawali dengan berat badan anak yang tidak mengalami kenaikan, kemudian berkembang menjadi gizi kurang, gizi buruk, hingga akhirnya mengalami stunting apabila tidak segera ditangani.

“Karena itu, deteksi dini dan penanganan sejak awal sangat penting agar kondisi tersebut tidak berlanjut menjadi stunting,” katanya.

Menurut Isyana, keberhasilan menurunkan angka stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, organisasi masyarakat, dan keluarga.

“Pencegahan stunting membutuhkan gotong royong semua pihak agar setiap anak, khususnya di Papua, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Papua, Ny. Ra’fatul Mulkiyah Mathius Fakhiri, turut berdialog dengan keluarga penerima manfaat sekaligus meninjau kondisi anak-anak sasaran Program GENTING.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Papua terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pola pengasuhan yang baik, serta sanitasi yang sehat sebagai langkah pencegahan stunting.

Sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN, TP PKK Provinsi Papua, dan BRI Regional 18 Jayapura diharapkan mampu memperluas jangkauan Program GENTING sehingga semakin banyak keluarga berisiko stunting yang memperoleh pendampingan dan bantuan, sekaligus mendukung lahirnya generasi Papua yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Redaksi Jayapura Post)