Pemkot Jayapura Lepas 232 Jamaah Haji , Tekankan Kelancaran Dan Doa Untuk Daerah

Pemerintah Kota Jayapura secara resmi melepas calon jamaah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 232 jamaah dipastikan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini setelah melalui rangkaian persiapan serta verifikasi administrasi.

KOTA JAYAPURA, Jayapura Post.Com-Pemerintah Kota Jayapura secara resmi melepas calon jamaah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 232 jamaah dipastikan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini setelah melalui rangkaian persiapan serta verifikasi administrasi.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat. Ia juga menekankan pentingnya peran jamaah sebagai representasi daerah.

“Sebanyak 232 orang yang berangkat hari ini. Kami berharap mereka menjadi duta-duta Kota Jayapura, berangkat dengan aman tanpa hambatan, menjalankan ibadah dengan baik, dan kembali sebagai haji yang mabrur. Kami juga memohon doa dari para jamaah untuk Pemerintah Kota Jayapura,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Jayapura menyiapkan anggaran sebesar Rp920 juta untuk membiayai transportasi jamaah dari Jayapura menuju embarkasi Makassar. Fasilitasi tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menunaikan rukun Islam kelima.

Pembiayaan transportasi ini akan diatur oleh Kementerian Agama Kota Jayapura sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi jamaah.

Berdasarkan data pemerintah daerah, kuota haji Kota Jayapura tahun 2026 sebanyak 302 orang. Namun, hanya 232 jamaah yang dapat diberangkatkan. Sekitar 70 orang lainnya belum dapat berangkat karena berbagai kendala, seperti ketidaksesuaian data alamat, tidak ditemukan saat verifikasi, hingga belum melunasi biaya perjalanan haji.

Pemerintah Kota Jayapura pun meminta pihak Kementerian Agama untuk mengantisipasi persoalan tersebut ke depan agar kuota tidak terbuang atau dialihkan ke daerah lain.

“Kami berharap ada solusi agar kuota yang tidak terisi dapat dialokasikan kepada daftar tunggu lainnya, sehingga tidak merugikan masyarakat yang sudah lama menanti,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jayapura, Wawan Satyawan, melaporkan bahwa seluruh jamaah yang berangkat telah mengikuti rangkaian manasik haji, termasuk pemeriksaan kesehatan serta pembinaan mental dan spiritual.

Dari total 232 jamaah, terdiri atas 86 laki-laki dan 146 perempuan. Jamaah tertua berusia 81 tahun, sedangkan yang termuda berusia 17 tahun, dengan enam orang di antaranya masuk kategori lanjut usia (lansia).

Sebelumnya, jumlah calon jamaah haji tercatat sebanyak 234 orang. Namun, satu jamaah meninggal dunia dan satu lainnya batal berangkat karena kondisi kehamilan.

Seluruh jamaah yang berangkat dinyatakan siap, baik secara fisik maupun mental, untuk menunaikan ibadah haji. Kota Jayapura dijadwalkan masuk dalam gelombang kedua, tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 27. Para jamaah akan diberangkatkan ke Makassar pada 9 Mei 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci Mekkah pada 11 Mei 2026.

Dengan persiapan yang matang serta dukungan pemerintah, diharapkan seluruh jamaah haji asal Kota Jayapura dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. (Redaksi )